Rabu, 26 Januari 2011

Akhlaqul lilbanin 1

Al-Akhlaqul lilbanin adalah sebuah kitab akhlaq kecil bisa dikatakan saku yang terdiri dari beberapa bab kitab ini di susun oleh yang mulia Umar Achmad Baraja , dengan bahasa arab yang mudah diterjemahkan baik secara inayah maupun lafdziyah, selain mudah diterjemahkan kitab ini juga mudah dicerna isinya, karena bahasanya yang sesuai dengan peruntukannya.


Sebagaimana namanya, kitab ini diperuntukkan untuk anak laki-laki (lil banin) dan fersi lainnya lilbanat (untuk anak perempuan) dengan bahasan yang sama namun dengan sistematika penyampaian yang berbeda, tentunya juga sedikit ada perbedaan dari segi bahasa Arabnya (karena untuk mudzakkar/laki-laki dan Muannas/perempuan ada perbedaan dalam bahasa Arab).


Bab 1. (dengan apakah berakhlaq seorang anak)

1. Wajib bagi seorang anak untuk berahlag dengan akhlaq yang baik dari sejak kecilnya, supaya pada masa tua hidupnya dicintai, ridha kepadanya Roobnya, mencintai keluarganya dan semua orang.

2. Wajib atasnya juga menjauhi prilaku yang buruk, supaya tidak di benci (yang membuat ) tidak

ridha Robbnya, tidak disukai oleh keluarganya, dan tidak ada seorang pun yang menyayanginya.

Keterangan :

Akhlaq berarti prilaku kita yang kita kenal dengan sopan dan santun, sopan interpretasinya adalah perbuatan adapun santun adalah sikap.

Akhlaq berbeda dengan adat kesopanan , adat kesopanan menilai seorang sudah dianggap baik manakala membungkuk dengan ucapan “permisi , manakala lewat di depan orang yang lebih tua, namun akhlaq lebih dari sekedar itu, karena penilaiannya menjalar ke hati , yakni apa niat atau motivasi seseorang membungkuk di depan orang yang lebih tua ? merendahkan diri atau mengejek, karena orang tua itu hampir atau sudah bungkuk !

Seorang dengan akhlaq mulia tidak disangsikan lagi akan sangat di cintai baik oleh Allah maupun oleh manusia, bahkan oleh hewan dan lingkungan sekalipun, karena akhlaq seorang Mukmin bukan hanya kepada sesamanya tapi juga kepada Allah, nabi-Nya hewan dan lingkungannya.

Adapun manusia dengan prilaku yang buruk tidak akan pernah mendapat tempat yang layak , karena tak ada seorang pun menaruh simpatik kepadanya, ingat !.. kita tidak akan mampu membeli hati seseorang dengan harta yang banyak, tapi senyum dan kelembutan sikap akan mampu menundukkannya/

Maka berakhlak yang baik bukan hanya wajib bagi seseorang, namun sesuatu kebutuhan agar kita mempunyai nilai plus , selain ilmu, dan rajin beribadah, toh !.. ibadah juga merupakan wujud berakhlaknya kita kepada Allah yang telah banyak memberi tanpa perlu kita meminta, dan ilmu juga adalah akhlaq kita kepada diri sendiri, karena kebodohan adalah sesuatu kedzaliman pada diri sendiri.

2 komentar:

  1. bab yang ke 6-41 tolong dilengkapi untuk mempermudah aq mem[elajarinya

    BalasHapus
  2. insya Allah, sebenarnya kitab ini diluncurkan berikut terjemahannya, tapi di majlis kami memang sengaja terjemahn tersebut hanya di pakai utk referensi saja, kwatir ada kalimat yang tidak dapat di fahami, karena dalam pengajaran klasikan kami menggunakan terjemah secara lafdziah yakni per kalimat.

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan anda