Minggu, 30 Januari 2011

Aqidah diniyah 2

Halaman 2.
Baca dulu hal pertama di sini.
S. apakah makna “Qadim itu ?

J. Makna Qadim ialah kita yakin bahwasanya Allah SWT. Tidak ada yang lebih awal darinya .

Ket:

Qadim : Maksudnya terdahulu, Allah ada sebelum segalanya ada, Ialah yang pertama kali ada sebelum alam ini ada, bila ada pertanyaan sebelum ada Allah, bagaimana keadaan alam ini ? jawabannya Alam ini belum ada , belum ada apa-apa bagaimana mau dipertanyakan ?

S. apakah makna “Baqa ?

J. makna Baqa, ialah : kita yakin bahwasanya Allah SWT. Tidak ada akhirnya

Keterangan :

Baqa : artinya abadi atau kekal, Allah tidak mati, karena Dialah yang mencipta dan mengatur alam semesta, jangankan mati , bila saja Allah lengah saja meski hanya seper berapa detik maka alam ini akan hancur.

S. apakah mana “Mukhalafatu lil Wadaditsi.

J. makna “Mukhalafatu lil Wadaditsi , ialah kita yakin bahwasanya Allah SWT . tidak ada yang menyamainya sesuatu pun.

Keterangan :

Dalam beberapa ayat dalam al-qur,an , disebut kata tangan , mendengar, melihat yang disandarkan kepada Allah,. Namun kata atau kalimat tersebut hanya benar secara makna, namun tidak diketahui secara bentuk, ada juga yang mengatakan kata itu hanyalah majaz atau kiasan, untuk mendekatkan sebuah pengertian, contoh : dalam sebuah cerita disebutkan “centeng itu kaki tangan juragan tanah, kata “kaki tangan tentunya bukan kaki tangan yang sebenarnya, melainkan kiasan, sama seperti pada saat kita mengatakan sayap pada pesawat, tentunya berbeda sayap pada burung, intinya seperti firman Allah pada surat al-Ikhlas yang terakhir ‘

Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia." (QS 112;4)

S. apakah makna “berdiri dengan dirinya sendiri.

J. Makna “berdiri dengan dirinya sendiri, ialah kita yakin bahwasanya Allah SWT, tidak butuh kepada sesuatu pun.

Keterangan :

Allah maha segalanya, bagaimana mungkin Allah masih butuh kepada yang lainnya, Allah tidak butuh tempat untuk bersemayam, karena tempat adalah makhluk-Nya, dan tidak butuh waktu untuk melakukan sesuatu, karena waktu pun juga makhluk-Nya, kepada-Nya bergantung segala sesuatu, maka bila Allah masih butuh kepada yang lainnya itu berarti Allah tidak Maha Kuasa, dalam arti kata yang lain, ada pihak lain yang menyediakan kebutuhan Allah, maka sifat Allah yang Maha Kuasa akan gugur dengan sendirinya, itulah sebabnya banyak ayat yang berbunyi “

“Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

Bersambung :

Sabtu, 29 Januari 2011

Fiqhul wadhi 1

Fiqih adalah bagian dari khasanah kekayaan Ilmu Islam, hukum mempelajarinya tentu saja fardhu a’en karena dalam fiqih di pelajari kaifiyah atau tata cara ibadah baik mahdah maupun ghairu mahdah.


Fiqhul wadhi adalah salah satu kitab ilmu fiqih yang diperuntukkan untuk kelas diniyah atau dasar, bahasanya sangat mudah dipahami , buku atau kitab Fiqhul Wadhi membahas masalah masalah kaifiyah ibadah secara sederhana , maksudnya tidak terlalu spesipic arena peruntukannya memang bagi kalangan yang baru belajar ilmu fiqih.

Kitab ini disusun oleh Muhammad yunus terddiri dari beberapa bab, sebagaimana layaknya buku buku fiqih kitab ini dimulai dari bab Thaharah.


Bersuci

Wahai anakku !. sungguh kamu telah ketahui bahwasanya kamu bila ingin shalat maka wajib bagimu untuk Berwudhu dengan wudhu yang sempurna, adapun wudhu ini adalah bagian dari bersuci, dan di sini ada bagian-bagian yang lain, yaitu : mandi, tayammum dan menjauhi najis.

Maka (dengan demikian) bersuci ada empat macam (cara).

1. Berwudhu

2. Mandi

3. Tayammum

4. Menjauhi najis

Dan sungguh kamu telah ketahui juga, bahwa kamu Berwudhu dengan menggunakan air, dan air itu adalah sarana dan sarana-sarana bersuci, maka sekarang kita ingin untuk mengenal macam-macam air dan pembagian-pembagiannya.

Macam-macam air

Dan air yang boleh untuk bersuci ada tujuh macam

1. Air langit atau air hujan

2. Air laut

3. Air sungai

4. air sumur

5. Mata air

6. Air salju

7. Air embun

Pembagian air

Terbagi air itu kepada empat bahagian

Pertama : suci pada dirinya (air itu) dapat mensucikan bagi yang lainnya, (dapat dipakai untuk berwudhu) tidak makruh menggunakannya, hal ini disebut air mutlaq (air murni), yaitu air yang di namakan dengan qaidah yang lazim.

Adapun air dari buah kelapa (dugan) maka tidak dinamakan air mutlak, karena ia hanya suci tapi tidak dapat dipergunakan untuk bersuci (berwudhu) boleh kita minum akan tetapi tidak dapat mensucikan bagi yang lainnya, maka tidak boleh bersuci dengannya (air kelapa).

Keterangan :

Pada uraian di atas dapat kita pahami beberapa cara untuk kita bersuci, dan menjaga kesucian itu dengan penjelasan : cara untuk bersuci ada 3 ,1.Berwudhu 2. Tayammum 3. Mandi , adapun menjaga kesucian itu adalah dengan menjauhi dari najis, baik ringan, sedang atau berat.

Selanjutnya pada pembagian air disini disebutkan air mutlak, yakni air yang bisa kita gunakan untuk bersuci (berwudhu) baik karena kemurnian air itu, yakni tidak bercampur dengan sesuatu yang menghilangkan sifat aslinya yang menghilangkan kesuciannya maupun kegunaannya untuk bersuci, ringkasnya air itu suci dan bisa dipakai untuk berwudhu serta mandi.

Bersambung.......

Rabu, 26 Januari 2011

Sejarah nabi 1

Mempelajari sejarah nabi boleh di kata Fardhu kifayah, namun menjadi wajib bagi seorang Muslim yang ingin memperdalam pengetahuan agamanya, karena dengan mempelajari sejarah kita menjadi tahu tentang sifat dan karakter seseorang, begitu pentingnya sejarah itu hingga apa saja yang berkaitan dengan sejarah keberadaannya harus dilestarikan dalam sebuah musium.


Mempelajari sejarah nabi selain akan menambah wawasan kita dalam hal sejarah Islam juga menambah pahala karena tersirat sindiran-Nya dalam sebuah ayat .

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS 12;111)

Khulasatu Nurul yakin adalah salah satu di antara kitab-kitab tarikh nabawiyah yang di susun olehUmar Abdul Jabbar dengan bahasa yang mudah di pahami baik cara penerjemahannya maupun memahaminya karena memang diperuntukkan untuk usia SD sederajat disertai soal jawab.


Pelajaran pertama.

Dari kehidupan rasululllah SAW.

Bab satu : Junjungan kita nabi Muhammad SAW.

1. Dia adalah utusan Allah kepada manusia seluruhnya, dan menjadi penutup para nabi, dan Imam para rasul.

2. Datang dengan agama Islam, yang tidak akan diterima oleh Allah pada hari kiamat agama selainya (islam)

3. Dia berasal dari keturunan bangsa Quraisy, yaitu Qabilah yang terhormat di Mekkah al-Mukarramah.

4. Adapun nasabnya (silsilahnya) bersambung kepada Ismail bin Ibrahim Alaihimas Salam.

Keterangan :

Nabi Muhammad adalah nabi yang risalah kenabiannya tidak terbatas seperti nabi-nabi yang lain namun universal atau menyeluruh kepada ummat manusia yang kita kenal dengan “rahmatalllil’alamin, kerasulannya sekaligus menjadi penutup para nabi atau khataman nabiyyin, yang artinya tidak ada nabi lagi setelah nya baik personal maupun bersifat kelembagaan seperti yang di percayai oleh golongan sesat, nabi Muhammad juga menjadi Imam atau pemimpin para nabi dan rasul.

Sebenarnya agak kurang tepat bila Islam dikatakan sebagai agama yang di bawa nabi Muhammad karena Islam juga di anut oleh para nabi yang sebelumnya seperti yang Allah firmankan dalam sebuah surat.

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik."(QS 3;67)

Kalimat berserah diri maksudnya “seorang Muslim, hanya saja pada masa lalunya Islam lebih dikenal sebagai agama Tauhid, yaitu agama yang mempunyai satu tuhan, lalu pada masa Rasulullah kata/kalimat Islam lebih dikenal, dan Islam adalah satu-satunya agama yang diterima di sisi Allah.

Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.(QS 3;19)

Adapun dalam segi nasab Beliau berasal silsilahnya dari suku yang paling terhormat yang diberi keistimewaan sebagai penjaga ka’bah dan boleh tinggal di sekitarnya yaitu suku Quraisy dengan pemegang kunci ka’bah yaitu Abu Thalib.

Bahkan silsilah beliau menyambung kepada nabi Ismail AS saudara dari nabi Ishaq AS yang memang di tinggal di sebuah lembah yang sekarang di sebut Mekkah.

Mekkah berasal dari kalimat “bakkah, yang artinya air mata , hal ini mempunyai dua makna yaitu siapa saja yang datang ke Mekkah utamanya jamah haji bisa dipastikan akan meneteskan air mata, karena mekkah sebagi sebuah tempat yang menjadi awal dimulyakannya semua manusia tanpa terkecuali, tak ada perbedaan kecuali hanya Taqwa, adapun pendapat kedua ialah “Mekah dahulunya adalah sebuah lembah yang sangat terasing, dan siapa saja yang tersasar ke sana akan hilang yang menimbulkan tangisan bagi keluarga karena bepergiannya. Wallahu a’lam.

Akhlaqul lilbanin 1

Al-Akhlaqul lilbanin adalah sebuah kitab akhlaq kecil bisa dikatakan saku yang terdiri dari beberapa bab kitab ini di susun oleh yang mulia Umar Achmad Baraja , dengan bahasa arab yang mudah diterjemahkan baik secara inayah maupun lafdziyah, selain mudah diterjemahkan kitab ini juga mudah dicerna isinya, karena bahasanya yang sesuai dengan peruntukannya.


Sebagaimana namanya, kitab ini diperuntukkan untuk anak laki-laki (lil banin) dan fersi lainnya lilbanat (untuk anak perempuan) dengan bahasan yang sama namun dengan sistematika penyampaian yang berbeda, tentunya juga sedikit ada perbedaan dari segi bahasa Arabnya (karena untuk mudzakkar/laki-laki dan Muannas/perempuan ada perbedaan dalam bahasa Arab).


Bab 1. (dengan apakah berakhlaq seorang anak)

1. Wajib bagi seorang anak untuk berahlag dengan akhlaq yang baik dari sejak kecilnya, supaya pada masa tua hidupnya dicintai, ridha kepadanya Roobnya, mencintai keluarganya dan semua orang.

2. Wajib atasnya juga menjauhi prilaku yang buruk, supaya tidak di benci (yang membuat ) tidak

ridha Robbnya, tidak disukai oleh keluarganya, dan tidak ada seorang pun yang menyayanginya.

Keterangan :

Akhlaq berarti prilaku kita yang kita kenal dengan sopan dan santun, sopan interpretasinya adalah perbuatan adapun santun adalah sikap.

Akhlaq berbeda dengan adat kesopanan , adat kesopanan menilai seorang sudah dianggap baik manakala membungkuk dengan ucapan “permisi , manakala lewat di depan orang yang lebih tua, namun akhlaq lebih dari sekedar itu, karena penilaiannya menjalar ke hati , yakni apa niat atau motivasi seseorang membungkuk di depan orang yang lebih tua ? merendahkan diri atau mengejek, karena orang tua itu hampir atau sudah bungkuk !

Seorang dengan akhlaq mulia tidak disangsikan lagi akan sangat di cintai baik oleh Allah maupun oleh manusia, bahkan oleh hewan dan lingkungan sekalipun, karena akhlaq seorang Mukmin bukan hanya kepada sesamanya tapi juga kepada Allah, nabi-Nya hewan dan lingkungannya.

Adapun manusia dengan prilaku yang buruk tidak akan pernah mendapat tempat yang layak , karena tak ada seorang pun menaruh simpatik kepadanya, ingat !.. kita tidak akan mampu membeli hati seseorang dengan harta yang banyak, tapi senyum dan kelembutan sikap akan mampu menundukkannya/

Maka berakhlak yang baik bukan hanya wajib bagi seseorang, namun sesuatu kebutuhan agar kita mempunyai nilai plus , selain ilmu, dan rajin beribadah, toh !.. ibadah juga merupakan wujud berakhlaknya kita kepada Allah yang telah banyak memberi tanpa perlu kita meminta, dan ilmu juga adalah akhlaq kita kepada diri sendiri, karena kebodohan adalah sesuatu kedzaliman pada diri sendiri.

Selasa, 25 Januari 2011

Bina Fitrah cabang

Pengajian Bina Fitrah Rawa malang merupakan cabang yang bersifat otonom , adapun pusatnya berada di Wilayah Cilincing dengan beberapa aktivitas aktif seperti


TK Islam pada pagi hari

TPA dan TQA pada malam dan sore hari

Pengajian remaja satu Minggu sekali

Majelis Taklim ibu-ibu satu Minggu sekali

Kampus PGTA

BMT (baitul maal wat tamwil) dengan beberap cabangnya.

Kursus-kursus baik yang bersifat ke agamawan maupun umum.

Untuk wilayah rawa malang di kelola salah seorang pengurus yayasan Bina Fitrah, sebagai cabang yang mandiri dengan kegiatan pengajian anak-anak remaja dan orang tua.

Adapun materi pelajaran yang diberikan kepada santri

Aqidah akhlaq

Terjemah al-Qur,an bak secara inayah maupun lafdziyah

Sejarah nabi (al-khulasah)

Akhlaq (akhlaqul lil banin)

Fiqih (fiqhul wadhi)

Nahwu dan sharraf ( Imriti & al-amtsilatut tasyrifiyah)

Terjmah bulughul maram

Paraktek nahwu & sharraf dgn Mukhtarul hadits

Terjemah hadits arba’n an-Nawawi (rujukan al-majalisus saniayah)

Keputrian (sebagai kegiatan extra)

Banyaknya kendala teknis , membuat jumlah santri di batasi jumlahnya karena kurangnya guru dan tempat .

Bina fitrah cabang tidak mempunyai kegiatan extra selain pengajian yang diadakan 5 (lima) kali dalam satu Minggu (libur malam jum,at dan malam senin).

Kegiatan harian selain belajar mengajar adalah pada umumnya setiap lembaga yaitu penerapan tugas piket bagi setiap yang santri, dengan tugas menyapu dan mengepel.

Perpustakaan dan mading

Perpustakaan adalah hal yang harus dimiliki setiap lembaga pendidikan walaupun sifatnya lembaga tersebut bukan formal, baik buku-buku ke Islaman maupun buku umum, baik berupa kitab kuning (gundul) maupun terjemah dari berbagai penerbitan ,dan ini dimiliki oleh Bina Fitrah cabang. Adapun mading bisa dikatakan pasif , walaupun sarananya sudah dipersiapkan.

Tatib (tata tertib)

Sebagaimana layaknya sebuah lembaga juga memiliki tata tertib dalam pengelolaannya yang tentunya setiap santri yang mengaji di dalam lembaga kami harus menaati peraturan-peraturan yang ada baik meliputi hak kewajiban dan sangsi terhadap pelanggaran, atau hadiah bagi yang berprestasi.

Pengelolaan / operasional

Operasional pengajian di dapat dari infaq santri sebesar Rp. 10.000 per bulan dengan jumlah aktif pembayar infaq 60 persen dari jumlah santri.

tertib pembukuan dalam pengajian

Seorang ibu pulang dari mendaftarkan anaknya sambil menggerutu, sementara di tangannya ada selembar map berikut isinya apa penyebabnya ?


Rupanya pihak pengajian mewajibkan setiap santri yang baru mendaftar untuk mengisi formulir pendaftaran dan pembelian beberapa buah kitab yang menjadi mata pelajaran dalam pengajian tersebut berikut kelengkapan dalam kegiatan belajar mengajar.

Sebahagian kita menganggap , bahwa mengaji itu sudah cukup dengan di awali permintaan dari orang tua kepada seorang guru atau ustad untuk mengajari anaknya, lalu setelah itu urusan ustadzlah bagaimana ke depannya anak itu selama mengaji.

Memperhatikan pendidikan agama bagi anaknya adalah kewajiban mutlak bagi orang tua, namun menyerahkan 100 persen kepada seorang guru adalah sesuatu hal yang tidak bisa dibenarkan, karena seorang ustad hanya memberikan bantuan tenaga, waktu dan keahlian dalam bidang agama adapun orang tua tetap harus berperan aktif dalam arti kata memantau perkembangan anaknya selama dilepas dalam lembaga tersebut dengan adanya hubungan yang intensif dan kontinu antara orang tua dan guru mengajinya, yang tidak kalah penting bagaimana orang tua bisa memberikan contoh yang baik di rumah sebagai fiqur yang dihormati karena di rumahlah waktu yang terbanyak bagi seorang anak, karena di pengajian paling lama hanya 1 atau 2 jam, sebuah ungkapan bahasa Arab mengatakan.

البت مدرسة الاؤلى

(rumah tangga adalah sekolah yang pertama)

Keperluan dan demi ketertiban administrasi, yah !.. itulah yang diterapkan pengajian yang ingin menata serapi mungkin manajemen lembaganya itulah yang dikeluhkan oleh ibu yang saya ceriterakan di atas,. Sebenarnya cukup sederhana, yang dibutuhkan lembaga pengajian

Pertama KK (kartu keluarga) yang tujuannya agar diketahui anak ke berapa yang sedang didaftarkan, karena ini berkaitan dengan masalah psikologis seorang anak , karena biasanya anak pertama kedua dan selanjutnya mempunyai sifat-sifat umum berkenaan dengan posisinya dalam keluarga.

Kedua : Ijazah atau raport kalau sudah sekolah, untuk diketahui tingkat kecerdasan sang anak agar memudahkan bagi guru untuk menempatkan dan memberikan bimbingan bagi sang anak.

Ke tiga : Photo 2 X 3 atau 3 X 4 untuk bukti diri dan kelengkapan yang akan di fail sebagai arsip pengajian.

Ke empat : mengisi formulir standar yang berisi data santri, orang tua dll serta kesediaan orang tua dan calon santri mengikuti atau menaati aturan-aturan pengajian yang berkenaan dengan hak dan kewajiban serta sangsi terhadap pelanggaran.

Sebenarnya sebuah lembaga pengajian yang ditata dengan administrasi yang rapi sudah menjadi keniscayaan untuk masa sekarang ini, sebagaimana yang di sabdakan Rasulullah .

Didiklah anakmu karena dia akan hidup masa akan datang ( bukan masa kini )(al-hadits)

Maksud hadits tersebut ialah agar sang anak siap dalam menghadapi masa depannya yang tentu berbeda tantangannya dengan masa orang tuanya. dan tentunya sesuatu kebanggaan bagi orang tua yang anaknya diterima dalam lembaga tersebut, sebab dengan pengaturan yang bagus orang tua bisa memantau perkembangan anaknya baik dari segi pengajaran (ilmu yang di dapat) maupun prestasinya dalam pengajian tersebut, seperti yang pernah saya jelaskan dalam posting tentang rekapitulasi pengajian.

Sebuah ayat mengingatkan kepada kita selaku orang tua agar mewaspadai masa depan sang anak dengan memberikan pendidikan agama yang cukup.

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.(QS 4;9)

Wallau a’lam bissawab.

Jumat, 21 Januari 2011

Al-aqidah Diniyah 1

Al-aqidah Diniyah

Merupakan kitab Aqidah yang disusun oleh “Abdur Rachman bin Siqaf husaini as sikaf al’alawi alhusaini asy-syafi’e al-asy ‘ari.


Kitab ini merupakan kitab kecil yang sangat cocok untuk anak seusia SD atau Ibtidaiyah.

Kitab ini merupakan pelajaran aqidah dalam bentuk tanya jawab, yang cukup simpel, atau mudah di pahami untuk anak seusia SD atau sederajat, namun tentunya diperlukan pula, dalam pembelajarannya penjabaran yang lebih luas dari sekedar penjelasan ringkas yang ada dalam kitab.

Aqidah merupakan hal yang sangat penting bahkan utama bagi seorang muslim, dan itu sudah harus ditanamkan sejak dini sebagaimana dialog yang terjadi antara Lukman dan anaknya.

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".(Qs;31;13)

Peringatan Luqman kepada anaknya, adalah pembelajaran Aqidah yang di tanamkan sedini mungkin.

Baiklah ! dengan memohon Rachmad Allah kita mulai pelajaran ini.

S. apakah yang di maksud dengan Aqidah secara keseluruhan ?

J. Aqidah secara menyeluruh ialah “ kita ridha kepada Allah sebagai tuhan, dan kepada Islam sebagai agama kita, Muhammad sebagai nabi dan rasul, dan al-Qur,an sebagai Imam, ka’bah sebagai kiblat, kepada orang Mukmin sebagai saudara, dan juga berlepas diri dari agama yang menyelisihi agama Islam kami beriman kepada semua kitab yang diturunkan oleh Allah dan semua rasul yang di utus oleh Allah, dan malaikat-Nya dan terhadap takdir baik maupun buruknya, dan terhadap hari akhir, dan semua apa yang di bawa oleh yang mulia nabi Muhammad SAW. Dari Allah yang arena Dia kita hidup, karena Dia kita mati, dan karena-Nya kami di bangkitkan jika Allah menghendaki. Di antara orang-orang yang beriman yang tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati dengan keutamaan Allah.

S. berapakah rukun iman itu ?

J. Rukun Iman ada enam,

Pertama : beriman (percaya kepada Allah)

Kedua : beriman kepada para malaikat-Nya.

Ketiga; percaya kepada kitabnya

Keempat :percaya kepada rasul-Nya

Kelima; percaya kepada hari kiamat.

Ke enam : percaya kepada takdir baik dan buruknya.

S. apakah makna iman kepada Allah ?

J. makna Iman kepada Allah, ialah kita beri’tiqat, bahwasanya Allah SWT. Ada, terdahulu, abadi, menyelisihi kepada ciptaan-Nya , berdiri dengan sendiri-Nya, Esa , berkuasa, berkehendak, mengetahui, hidup , mendengar, melihat dan berfirman.

Begitulah terjemahan dari halaman ke tiga sebagai halaman awal dalam pelajaran kitab tersebut, dalam 3 tanya jawab ini tidak sulit bagi kita terutama anak seusia SD untuk memahami apa yang di inginkan oleh penyusun kitab ini, yakni memperkenalkan dasar-dasar Aqidah, secara sempurna, dengan memulai dari mengetahui sifat Allah yang kita kenal dengan sifat dua puluh.

Kamis, 20 Januari 2011

Minta idzin saat udzur

Hormatilah ilmu dan ahlinya,. Begitulah kitab taklim mutaklim menjelaskan.


Menghormati ilmu, berarti mengamalkannya, adapun menghormati ahli ilmu berarti menghormati guru.

Minta idzin !..

pernahkah terpikir bagi kita untuk minta idzin saat kita berhalangan atau udzur tidak bisa mengaji atau mengikuti kajian dalam taklim ? sebagian kita, atau bahan mayoritas kita menganggap tidak begitu penting untuk meminta idzin kepada pihak pengajar manakala kita tidak bisa hadir, dengan asumsi “karena pengajian bukanlah lembaga formal.

Tahukah anda !. bahwa di lembaga yang kita katakan bukan lembaga formal, duduk di dalamnya , orang-orang yang tulus meluangkan waktu, saat yang seharusnya mereka istirahat dari sibuknya bekerja, atau bahkan tidak bisa bekerja lantaran sebagian atau bahkan semua waktunya tersita untuk mengajar, lalu mengapa kita tak merasa penting untuk meminta idzin “bahwa kita atau anak kita tidak bisa hadir oleh karena sesuatu hal (tentunya yang urgen) dan logis, karena boleh jadi manakala sang santri tidak bisa hadir maka yang terjadi :

Sang guru akan berprasangka buruk , karena menganggap sang santri tak menghormati lembaga pengajian, padahal sebenarnya sang murid sedang sakit.

Sang murid akan ketinggalan pelajaran, bila pengajian menerapkan kurikulum.

Orang tua menganggap sang anak telah berangkat, padahal sang anak bolos, dan beberapa hal buruk lainnya.

Bila bukan kita yang menghormati lembaga pengajian lalu siapa lagi ?

Pengajian memang bukan lembaga formal, tapi di sana ;

anak kita di didik tentang akhlaq

tentang bagaimana mendirikan shalat

tentang bagaimana bermasyarakat

tentang agamanya, tentang keselamatan dunia akhiratnya,

tapi sejauh mana kita menghormati lembaga tersebut ?

kalau merasa sudah bagaimana bentuk penghargaannya ?

Rabu, 19 Januari 2011

Rekap

الحق بلا نظام يغلب الباطل بالنظام


Kebaikan yang tidak terorganisir, akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir

Begitulah nasihat saidina Ali karramallahu wajhah.

Rekap !.. rekaman hasil belajar yang di dalamnya berisi nomor, hari,tanggal , bulan dan tahun serta jus, surat dan ayat berikut nilai dan paraf merupakan bagian dari manajemen pengajian untuk mengetahui dan merekam jejak kegiatan setiap santri berikut prestasi dan kehadiran, dengan uraian penggunaan sebagai berikut :

Bulan ; untuk bulan kegiatan belajar mengajar.

Hari dan tanggal :agar lebih spesifik dalam merekam hasil pelajaran

Jus ; sampai jus berapa atau di jus ke berapa bacaan al-Qur,an seorang santri

Surat : di surat berapa ia sampai

Ayat :sampai dengan ayat berapa ia membacanya

Nilai : merupakan hasil atau prestasi membaca seorang santri, bisa A. Bila bagus tajwidnya,. Bisa B. Bila pertengahan (antara bagus dan jelek) untuk nilai B perlu di ulang. Bisa C. Kalau jelek sekali dan mutlak tidak boleh dinaikkan pada ayat selanjutnya sampai benar-benar bagus membacanya.

Paraf : atau tanda tangan guru merupakan absen bantu bahwa santri benar-benar maju mengaji kepada guru, dalam arti kata nilai tidak di buat sendiri.

Keberadaan Rekap atau rekaman belajar sangat penting, baik bagi pengajian maupun bagi orang tua atau wali santri yang ingin mengetahui sejauh mana keberhasilan seorang anak dalam pengajiannya, tentunya ini bisa diketahui bila orang tua kritis, yakni mau memeriksa rekap anaknya , sekaligus juga mengetahui kehadiran sang anak.

Rekap wajib dimiliki setiap santri agar memudahkan bagi guru untuk memantau hasil tadarusnya, meski yang bersangkutan dilepas oleh sang guru untuk tadarus sendiri.

Adapun dilepasnya tidak full melainkan ada pemantauan . yakni tetap privat maju ke guru meski hanya 1 kali dalam satu Minggu.